Apakah Susu Merupakan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting)?

Mulai saat itu, peternakan sapi perah rakyat berada pada kondisi pasar bebas. Dampak yang terjadi, ternyata sebelum krisis ekonomi 1997 produksi susu segar dalam negeri (SSDN) mampu berkontribusi 50% terhadap permintaannya, yang diproduksi oleh 235 koperasi susu. Kini, kemampuan produksi SSDN tidak lebih dari 22,73% yang diproduksi oleh 55 koperasi susu. Sisanya, sekitar 3.392.760 ton susu diimpor dengan nilai tidak kurang dari Rp17,5 triliun per tahun. Artinya, SSDN tidak memiliki daya saing sehingga devisa negara terkuras hanya untuk impor susu guna memenuhi kebutuhan konsumsi di dalam negeri.

Ini Ciri Sapi Terkena PMK

Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM Prof. drh. R. Wasito, M.Sc., Ph.D., mengatakan gejala paling umum dari ternak yang terinfeksi PMK adalah demam dan pembentukan lepuh, bisul serta koreng pada mulut, lidah, hidung, kaki, dan puting. Bahkan terdapat lesi (luka) pada kaki dan sela jari kaki.

Saatnya Perkuat Resiliensi Industri Perunggasan

“Resiliensi adalah kemampuan untuk mengatasi dan beradaptasi dengan kejadian atau masalah yang sangat berat yang dihadapi, baik pada level internasional, nasional, level industri maupun pada level mikro yang terjadi pada perusahan,” ungkap Prof. Dr. Ir. Bungaran Saragih pada webinar Indonesia Poultry Club dengan tema Memperkuat Resiliensi Industri Perunggasan, Selasa (19/4).